Dapatkan Informasi Terkini

Sekolah Islam Terpadu Robbani Ogan Ilir

Keserasian Konsep Pendidikan Karakter antara Guru dan Orang Tua

Orang tua adalah sosok orang yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak, mereka adalah tempat ternyaman untuk anak bersandar dan berkeluh kesah. Orang tua merupakan dunia pertama yang anak ketahui, anak mengenal dan memahami semua pemahaman dasar adalah dari orang tua,maka dari itu cerminan perilaku anak adalah dari orang tuanya sendiri apabila anak berperilaku baik dan sopan itu tak lain dari tindakan-tindakan dan perkataan orang tua yang diajarkan kepada anaknya.

    Guru adalah orang tua anak-anak diluar lingkungan rumah, setelah anak keluar dari rumah maka orang tua menyerahkan tanggung jawab untuk mengambil peran mereka sebagai orang tua kepada guru, interaksi yang terjadi ketika anak telah memasuki usia sekolah lebih banyak dihabiskannya di lingkungan sekolah dan kelompok bermain, sedangkan interaksi dengan orang tua akan semakin sedikit seiring bertumbuh kembangnya seorang anak.

Guru sangat berperan penting dalam mendidik anak-anak pada usia sekolah dasar, pembentukan perilaku dan kepribadian anak yang sangat penting dan akan membekas adalah ketika anak berada pada usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar, mereka memahami dasar-dasar tentang cara berinteraksi dan berkomunikasi serta tata cara bagaimana menjalani kegiatan sehari-hari dengan baik. Semua pelajaran itu didapatkan oleh anak-anak di usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar, maka tak heran mengapa para orang tua sangat memilih dimana anak-anak mereka anak disekolahkan ketika anak masih dalan usia sekolah dasar. Orang tua yang sayang dan peduli dengan anaknya akan sedikit rewel kepada guru apabila anaknya berperilaku tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Anak mendapat pelajaran dari orang tua dan juga dari guru, tetapi titik permasalahannya adalah apakah yang di ajarkan oleh orang tua dan guru selaras? Apakah anak lebih bisa menerima pengajaran yang diberikan oleh orang tua ataukah oleh guru? Bagaimana cara agar orang tua dan guru membangun keserasian dalam hal metode dan genre yang harus di jadwalkan kepada anak agar anak dapat memahami dan mengimplementasikan dengan baik, dirumah maupun di sekolah.

Tentunya setiap anak berbeda dan memeiliki keunikan masing-masing, tidak semua anak bisa di didik dengan cara yang sama, adakalanya dalam satu kelas terdapat anak belum terbiasa discipline, hal ini tidak dapat dihindari oleh seorang pengajar, maka dari itu setiap guru harus siap menghadapi keadaan dimana mereka akan bertemu dengan anak-anak yang berbeda karakter.

Menurut Kemas Moh Ade Isnaeni, Pembina Yayasan Generasi Robbani Ogan Ilir, ada beberapa cara agar terbangun keserasian antara orang tua dan guru dalam hal pengajaran kepada anak yaitu:

1.    Membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan guru

2.    Membangun skill guru untuk mengatasi masalah-masalah yang akan dihadapi terkait dengan anak-anak

3.    Melakukan dan melaksanakan “Bedah Kasus” guna mendapatkan solusi dan penyelesaian dari sebuah masalah terkait

4.    Ubah Mindset Orang tua dengan agenda POMG (Pertemuan orang tua dan guru) dengan infiltrasi yang mudah dipahami orang tua sehingga orang tua mengerti dan memahami usaha-usaha guru

5.    Buat SOP ketika terdapat “anak terkasus” dan buat kesepakatan anatara orang tua dan guru sehingga pembangunan karakter anak dapat didukung secara optimal

6.    Tentukan konsep karakter yang digunakan

7.    Guru harus menjadi superpower bagi orang tua dan murid

8.    Bertemu intens dengan orang tua yang bermasalah.

Perlunya keserasian antara orang tua dan guru ini juga termasuk hal yang sangat mempengaruhi pengoptimalan pendidikan karakter oleh guru yang kemudian akan di tambah oleh orang tua. Pendidikan karakter yang baik adalah ketika guru dan orang tua menentukan konsep karakter apa saja yang akan dipakai dan digunakan untuk di sampaikan kepada anak-anak. Hal ini dilakukan agar orang tua dan guru pada saat yang sama mengajarkan karakter yang sesuai dengan konsep kepada anak-anak. Alhasil karakter anak akan terbentuk dengan baik dan sesuai yang diharapkan oleh orang tua, guru, teman, maupun lingkungan masyarakat.

By: Siti Juleha, S.E

(Staff IT Yayasan Generasi Robbani Ogan Ilir)

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terbaru

Gallery

Tag

Subscribe