Dapatkan Informasi Terkini

Sekolah Islam Terpadu Robbani Ogan Ilir

Hati-hati! Perilaku dan didikan seperti ini yang membuat anak menjadi egois dan keras kepala

Penulis : Putri Nabila

Kemampuan untuk menyadari keberadaan orang lain, dan memahami isi hati orang lain adalah salah satu fase tumbuh kembang anak. Tetapi ia masih belum terampil dalam memahami cara berperilaku. Sambil memperhatikan semua ucapan dan perilaku orang tua, karakter apa yang akan ia miliki di kemudian hari pun akan tercetak mulai dari sekarang.

Saat-saat di mana kita sulit menaati aturan sosial yang ada, bukan?

Contoh ketika ada orang dewasa yang menegurnya karena ia melakukan kesalahan kepada orang lain, ada baiknya kita sebagai orang tua jangan mengucapkan kata-kata kasar didepan anak, seperti mengatakan “Jangan seenaknya saja menegur anak kami

Ada baiknya kita mengatakan perkataan yang baik dan sopan, seperti “Terima kasih telah menegur anak kami dengan baik”.

Anak suka meniru perilaku orang tuanya. Kesempatan anak mempelajari aturan atau norma sosial bukan hanyalah dari orang tua saja, melainkan juga dari orang dewasa lainnya. Berikan kesempatan kepada anak untuk bisa tumbuh menjadi manusia sosial yang sehat.

Ketika sang anak sedang bermain dengan teman-temannya, misalnya bermain mobil-mobilan, anak kita merebut mobil-mobilan punya temannya. Maka tegurlah anak dengan kata yang baik misalnya “Sayang, kalau mau pinjam mainan teman harus izin dulu yaa. Bilang, teman boleh pinjam sebentar nggak mainannya?”.

Sifat egoisme memang ada pada setiap anak, tetapi semakin usia anak bertambah, ia juga harus memahami cara beriteraksi dengan orang lain. Ajarkan anak cara mengekspresikan keinginannya dengan baik-baik.

Hati-hati anak jadi keras kepala dan membangkang karena didikan seperti ini:

1. Anak terlalu sering dibentak

Ketika anak melakukan kesalahan, orang tua tidak segan dan langsung membentak anak, bahkan mungkin didepan orang banyak. Hal ini malah akan membuat anak menjadi sakit hati. Walaupun anak menuruti perkataan orang tua, namun di dalam hati anak, anak merasa jengkel pada orang tua.

2.Selalu menuruti semua permintaan anak

Ketika anak tantrum karena meminta sesuatu, ada orang tua yang karena tidak tahan dengan rengekan anak, maka akan menuruti permintaan anak agar ia tidak tantrum lagi. Kebiasaan ini justru akan mrmbangun sikap keras kepala pada anak. Anak jaadi belajar bahwa dengan sikap keras kepala, orang tua akan menuruti permintaannya.

3. Selalu berbicara dengan nada keras

Anak adalah peniru yang sangat handal. Apapun yang dilakukan orang tua, akan direkam pada anak dan akan ditiru suatu hari nanti. Jika orang tua selalu menyelesaikan masalah dengan nada keras, maka anak pun akan meniru hal tersebut. Anak jadi belajar, bahwa jika ada masalah, bisa diselesaikan dengan marah-marah atau nada keras.

4. Anak kurang mendapatkan perhatian

Anak yang kurang mendapatkan perhatian juga bisa menjaadi keras kepala loh. Biasanya anak keras kepala untuk mendapatkan perhatian dari orang tua atau sekitarnya

5. Orang tua terlalu otoriter

Orang tua yang otoriter biasanya selalu menuntut anak untuk mengikuti semua kemauan orang tua. Pola asuh seperti ini akan membuat anak tidak bebas untuk berkreasi dan akan selalu membatasi ruang gerak anak sendiri. Seiring berjalan waktu, anak pun akan menjadi keras kepala dan cendrung untuk berontak.

Kadang dengan alasan “demi anak”, banyak orang tua yang sering tanpa sadar mengganggu kenyamanan orang lain di sekitarnya. Tanpa sadar, orang tua seperti ini inilah yang akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang egois. Demi sosok anak di masa depan, jadikan mentor yang baik baginya.

Alhamdulillah di sekolah KB-TK IT Robbani hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Semoga dengan kehadiran SIT Robanni Ogan Ilir ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan rasa aman  orang tua terhadap pendidikan anaknya dalam Pendidikan.

Semoga komitmen dan kekuatan hati-hati kita untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang robbani mampu terwujud. Aamiin

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terbaru

Gallery

Tag

Subscribe