Dapatkan Informasi Terkini

Sekolah Islam Terpadu Robbani Ogan Ilir

Hati-hati! Kebiasaan Buruk Orang Tua Bisa Jadi Penyebab Anak Tidak Tidak Berhasil Di Masa Depan

Penulis : Sulis Setya Ningsih

Tak banyak orang tua yang memahami bagaimana pola asuh yang baik untuk anaknya. Terkadang kebiasaan buruk dari orang tua justru yang akan membentuk karakter seorang anak di masa depan. Penelitian psikologi terbaru menyebut bahwa kebiasaan orang tua bisa menjadi faktor penentu kesuksesan dari seoarang anak dalam hidupnya. Maka dari itu, orang tua perlu mengetahui alasan dari beberapa kebiasaannya dalam kehidupan sehari-harinya yang dapat menjadi penyebab seorang anak berpotensi tidak berhasil di masa depan.

Berikut contoh penyebab seorang anak berpotensi tidak berhasil di masa depan yang disebabkan oleh kebiasaan orang tua ini, diantaranya:

1. Memerintah anak menutup aurat, Ibunya harus juga menutup aurat

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, seperti pepatah tersebut, orang tua memberikan keteladanan bagi anak-anaknya. Ayah dan ibu ialah orang terdekat bagi buah hatinya, keduanya yang pertama kali mengajarkan kaki menjejak tanah. Orang tua juga mengajarkan berbagai aspek nilai dalam kehidupan. Teladan adalah sesuatu yang patut ditiru dan baik untuk dicontoh. Orang tua berperan menjadi model yang ditiru oleh anak-anaknya

Sebagai muslim dan muslimah, mereka yang sudah baligh (dewasa) diwajibkan untuk menutup aurat. Aurat sendiri merupakan bagian tubuh yang tak boleh diperlihatkan atau terlihat oleh orang yang bukan muhrimnya. Allah SWT memerintahkan untuk menutup aurat demi menjaga kehormatan umatnya dan juga meningkatkan ketakwaan. Sebagai orang tua, hendaknya memberikan contoh yang baik untuk anaknya

2. Memerintah anak menjaga lisan, Orang tua jangan berkata sembarangan atau kasar.

Umumnya, anak akan mulai meniru perilaku orang tua sejak usianya menginjak 1 tahun. Pada usia ini, keterampilan motorik dan kognitif anak telah berkembang, sehingga anak bisa memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan lebih baik dan juga memiliki kemampuan untuk mempraktikkannya.

Anak bisa meniru apa saja yang dia lihat, termasuk penggunaan bahasa dan perilaku sosial. Sebagai orang tua yang baik , hendaknya kita membiasakan untuk berbicara yang sopan kepada anak.

3. Memerintah anak berbicara jujur, Jangan menjadi orang tua yang suka berbohong

Penanaman kejujuran pada anak dalam keluarga sangatlah penting. Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak tumbuh, berkembang dan membangun kepribadian yang akan menjadi jati dirinya kelak. Sifat anak usia dini mengamati, memperhatikan dan mencontoh berbagai perilaku yang terjadi disekitarnya. Keteladan dan contoh langsung kejujuran yang dilakukan orang tua akan melekat dalam ingatan anak.

Membiasakan anak untuk bersikap jujur pada dirinya merupakan awal dari penanaman kejujuran untuk modal hidupnya. Intensitas kehadiran, belaian kasih sayang, kehangatan dan perhatian yang diberikan orang tua pada anak usia dini berperan penting dalam penanaman kejujuran. Sebagai orang tua yang baik biasakanlah berbicara jujur  kepada anak –anak.

4. Memerintah anak untuk sholat, Orang tua juga harus sholat

Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat hidup seorang anak. Keluargalah yang pertama akan mewarnai kehidupan seorang anak. Keluarga merupakan tempat pertama anak mengenal dan belajar berbagai hal, sehingga tidak lah salah kalau keluargalah yang akan menjadi tempat peletakkan pondasi dasar bagi kehidupan anak, salah satunya penanaman nilai-nilai, akhlak dan moral agama. Sebagai teladan yang baik orang tua hendaknya memberikan  contoh yang baik untuk anaknya.

5. Memerintah anak berpuasa, orang tua  juga harus berpuasa

Mengajarkan anak untuk berpuasa tidaklah persoalan yang mudah. Terdapat banyak sekali masalah yang dijumpai oleh orang tua saat mengajarkan anak berpuasa. Bahkan, tidak jarang masalah yang terjadi berasal dari sikap orang tua yang separuh hati dalam mengajar anak untuk berpuasa

Keluarga memiliki peranan penting dalam upaya pembentukan karakter dan pribadi seorang anak. Berikanlah contoh yang terbaik pada anak, mulailah dari orang tua terlebih dahulu, jika ingin anak berpuasa, maka orang tua juga harus memberikan contoh terlebih dahulu.

Demikianlah contoh sikap orang tua yang  tidak akan membuat anaknya berrhasil. Jadilah orang tua yang bukan sekedar memerintah atau menyuruh, namun juga harus memberikan contoh yang baik untuk anaknya. Karena perilaku orang tua akan di tiru anaknya.

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terbaru

Gallery

Tag

Subscribe