Dapatkan Informasi Terkini

Sekolah Islam Terpadu Robbani Ogan Ilir

Belajar Dari Siswa

Penulis : Diar Arum Trianda, S.Pd.

Era digital native seperti saat ini, setiap orang sangat mudah untuk memperoleh informasi apapun. Kalaupun ada guru yang menganggap dirinya paling pintar, paling tahu atau bahkan paling menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, hal tersebut adalah anggapan yang sangat keliru. Bisa jadi siswa ada yang lebih banyak menguasai materi daripada gurunya, atau bahkan apa yang guru belum tahu, siswa sudah lebih dulu mengetahui.

Terkadang siswa di rumah dibiasakan orang tuanya untuk membiasakan diri membaca, entah itu membaca koran, majalah, buku-buku, ataupun pengetahuan lewat internet dan lain sebagainya. Maka siswa yang demikian akan bisa lebih banyak tahu daripada gurunya yang tidak terlalu membiasakan diri untuk banyak membaca. Maka bukanlah hal yang mustahil kalau guru belajar dari siswa.

Evolusi pengetahuan dalam era digital membuat guru bukan satu-satunya sumber ilmu ataupun sumber informasi. Siswa dapat mendapatkan pengetahuan apapun yang mereka butuhkan hanya dengan bermodalkan gadget dan jaringan internet. Hanya saja siswa perlu banyak pengawasan dalam penggunakan gadget agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak mendidik.

Jika siswa ternyata lebih banyak tahu dari gurunya ataupun gurunya malah belajar banyak dari siswanya, guru tidak perlu merasa malu mengekspresikan diri bahwa ia belajar banyak dari siswa-siswanya. Justru momen berbagi seperti itulah yang baik diterapkan dalam pembelajaran agar sama-sama belajar dari kedua sisi, baik guru ataupun siswanya. Siswa cenderung lebih bersemangat kalau diberikan kesempatan atau pertanyaan tentang pengetahuan yang mereka pahami. Dari sana juga guru dapat mengambil ilmu pengetahuan dari siswa. Cara itu akan menempatkan siswa pada posisi yang dihargai pendapatnya. Dengan begitu, siswa dapat lebih mudah menerima ilmu baru.

Guru yang berada di depan kelas dan merasa paling tahu akan menjengkelkan bagi siswanya. Karena guru bukan satu-satunya sumber pengetahuan siswa. Kreativitas dalam mengajar adalah hal mutlak yang harus dimiliki guru. Misalnya, guru membawa siswa keluar kelas untuk malihat langsung tumbuhan dan hewan yang melakukan pergerakan dan contoh lainnya.

Dampaknya luar biasa sekali dalam kegiatan belajar mengajar. Hal itu juga sebagai bentuk guru menghormati hak siswa dengan mendengarkan pendapat berbeda, mensejajarkan diri dengan siswa dan tidak memandang siswa itu bodoh.

Dalam perspektif ilmu psikologis, proses pembelajaran bukanlah sekedar proses transfer pengetahuan saja. Psikologi memandang pembelajaran yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas, merupakan proses yang melibatkan hampir seluruh ranah kejiwaan. Bagian kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Maka dalam pembelajaran tersebut, seorang guru ketika menjalankan fungsi keguruannya tidak hanya mengedepankan salah satu ranah saja.

Dari sini dapat diambil pemahaman, bahwa tugas guru bukan hanya mentransfer ilmu saja, tetapi juga melaksanakan tugas dan fungsi sosialnya. Artinya, guru tidak hanya semata-mata bertindak sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga harus dapat menempatkan diri sebagai kawan atau teman. Terkadang harus belajar dari siswanya.

Sehingga dalam pelaksanaan tugasnya dalam mengajar, seorang guru hendaknya menempatkan diri sebagai fasilitator. Bertugas dan berfungsi menjembatani proses pembelajaran dari seorang guru kepada siswanya.

Dengan keadaan demikian, maka dalam pembelajaran akan terbentuk suatu suasana belajar yang logis. Karena dalam diri siswa tumbuh kepercayaan dan keyakinan batin kepada gurunya. Bahwa mereka (para guru) adalah orang-orang terpercaya, yang akan memberikan perlindungan dan membantu berbagi ilmu untuk masa depannya. Dalam suasana demikian, siswa tidak merasa dibebani dengan target-target akademik tertentu.

SIT Robbani Ogan Ilir – Every Child is Unique

______________________________________________________________________________________

SIT Robbani adalah Sekolah Islam Terpadu Robbani yang terletak di Jl. Sarjana, Kel. Timbangan, Kec. Indralaya Utara, Kab Ogan Ilir, 30862.

Dapatkan informasi lebih lanjut di 0811-747-472 (Admin SIT Robbani Ogan Ilir)

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terbaru

Gallery

Tag

Subscribe