Dapatkan Informasi Terkini

Sekolah Islam Terpadu Robbani Ogan Ilir

Jangan Remehkan Dakwah Kepada Anak

Penulis : Erina, S.Pd

Jika telah terikat hatinya dengan Islam, mereka akan mudah bersungguh-sungguh menetapi agama ini setelah dewasa kelak. Jika telah kita gembleng mereka untuk siap menghadapi kesulitan yang akan mereka hadapi di zaman yang bukan lagi zaman kita kelak maka mereka tak akan mudah goyah oleh kendala-kendala yang menghadang. Namun jika kita salah membekali, mereka justru akan menjadi beban bagi umat ini di masa yang akan datang.

Kepintaran dan otak yang cerdas tidak akan memberi keuntungan jika hati telah beku dan kemauan untuk bersusah payah telah runtuh. Maka dari itu, Ketika kita sebagai guru yang beramanah mengurusi anak-anak di sekolah, ingatlah bahwa tugas utama kita bukan sekedar mengajari mereka berhitung. Namun ingatlah bahwa kita sedang berdakwah. Sedang mempersiapkan generasi yang akan mengurusi umat beberapa puluh tahun mendatang. Dan ini adalah pekerjaan yang sangat serius, pekerjaan yang memerlukan kesungguhan, niat yang lurus, tekad yang kuat, serta kemauan belajar tanpa henti.

Karenanya jangan pernah main-main dalam urusan ini. Apa pun yang engkau lakukan terhadap mereka di kelas, ingatlah akibatnya bagi dakwah ini beberapa puluh tahun ke depan. Jika mereka diajarkan untuk berbuat curang dalam mengerjakan soal, sesungguhnya urusannya bukan hanya soal bagaimana agar mereka lulus ujian. Justru yang terjadi adalah sebaliknya, masa depan umat sedang sedang dipertaruhkan. Oleh karena itu ajarkan anak dengan ajaran syariat islam yang benar.

Hari ini, Ketika di banyak tempat, kemampuan guru-guru kita sangat menyedihkan, sungguh yang paling mengkhawatirkan adalah masa depan umat ini. Maka, keharusan untuk belajar bagimu, wahai para guru, bukan semata urusan akreditasi. Apalagi sekedar untuk lolos sertifikasi. Yang harus engkau ingat adalah ini urusan umat. Jika orang-orang yang sudah tua sulit sekali menerima kebenaran sesungguhnya ini bermula dari kurangnya dakwah Ketika mereka masih kecil dulu. Mereka mungkin cerdas, tapi adab dan iman tidak terbangun. Maka kecerdasan bukan menjadi kebaikan, justru menjadi penyulit bagi tegaknya agama ini.

Wahai para guru, belajarlah dengan sungguh-sungguh bagaimana mendidik siswamu. Engkau belajar bukan sekedar untuk memenuhi standar dinas Pendidikan, namun engkau belajar sebagai ibadah agar dapat menjadi contoh bagi generasi muslim masa depan. Sungguh kelak engkau akan ditanya atas Amanah yang engkau emban saat ini. 

Wahai para guru, singkirkanlah tepuk tangan yang bergemuruh. Hadapkan wajahmu pada tugas amat besar untuk menyiapkan generasi ini agar mampu memikul Amanah dari Allah swt.

Jika kelak tiba masanya sekolah tempat kita mengajar dielu-elukan orang sehingga mereka datang berbondong-bondong membawa anaknya agar kita semaikan iman di dada mereka, inilah saatnya kita perbanyak istighfar sambil membenahi diri kalua-kalau ada yang menyimpang dari apa yang kita sampaikan terhadap anak didik kita. Oleh karenanya ajarilah anak didik kita untuk mengenali kebenaran sebelum mengajarkan kepada mereka berbagai pengetahuan. Asahlah kepekaan mereka terhadap kebenaran dan cepat mengenali kebatilan. Tumbuhkan pada diri mereka keyakinan bahwa Al Qur’an pasti benar, taka da keraguan di dalamnya. Tanamkan adab dalam diri mereka. Tumbuhkan pula dalam diri mereka keyakinan dan kecintaan terhadap Assunnah. Bukan menyibukkan mereka dengan kebanggaan dunia yang ada dalam genggaman mereka.

Pelajarilah dengan sungguh-sungguh apa yang benar, dahulukanlah apa yang tepat daripada apa yang memikat. Utamakan mempelajari hal yang benar dalam mendidik daripada yang sekedar yang membuat diri tampak besar bertabur gelar. Sungguh, jika engkau mendahulukan apa yang engkau anggap mudah menjadikan anak hebat sebelum memahami betul apa yang benar, sangat mudah bagimu tergelincir tanpa engkau menyadari. Anak tampaknya berbinar-binar saat mengikuti pelajaran, tetapi mereka hanya tertarik kepada caramu mengajar, tapi mereka tak tertarik belajar, tak tertarik pula menetapi kebenaran.

Post A Comment

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terbaru

Gallery

Tag

Subscribe